Panduan Menggunakan Google Authenticator Agar Tidak Kehilangan Akun

Panduan Menggunakan Google Authenticator Agar Tidak Kehilangan Akun
Langitsaya

Pertama kali saya mengenal Google Authenticator saat akun Facebook saya menerima sebuah pesan pemberitahuan yang mengharuskan akun Facebook saya diamankan dengan metode verifikasi 2 langkah. Saat itu Facebook memberikan 2 pilihan metode, yaitu menggunakan pesan sms dan menggunakan aplikasi authenticator pihak ketiga.

Karena jika menggunakan pesan sms diharuskan menggunakan nomor hp yang berbeda dari no hp yang digunakan untuk mengubah kata sandi, maka saya memilih menggunakan aplikasi authenticator. Facebook menyarankan 2 aplikasi authenticator pihak ketiga yang bisa dipilih, yaitu Google Authenticator dan Duo Mobile.

Saya memutuskan untuk memilih Google Authenticator karena aplikasinya sudah memiliki nama besar dan terpercaya karena perusahaan yang menyediakan aplikasi ini adalah Google yang juga merupakan pembuat OS Android sendiri.

Apa itu Google Authenticator?

Google Authenticator adalah autentikator berbasis perangkat lunak yang mengimplementasikan layanan verifikasi 2 langkah menggunakan algoritma sandi satu kali berbasis waktu dan algoritma satu kali kata sandi berbasis HMAC untuk mengauntentikasi pengguna aplikasi seluler Google. Jadi, secara sederhana Google Authenticator adalah aplikasi keamanan tambahan yang menyediakan layanan verifikasi 2 langkah untuk mengautentikasi kebenaran atau kepemilikan sah pengguna aplikasi dan akun aplikasi.

Google Authenticator tidak hanya mendukung aplikasi induknya saja seperti aplikasi Google, melainkan banyak sekalih aplikasi pihak ketiga yang bisa diintegrasikan dengan Google Authenticator. Asal aplikasi pihak ketiga tersebut telah mengintegrasikan fitur Google Authenticator di dalam aplikasinya.

Contoh aplikasi pihak ketiga yang bisa menggunakan Google Authenticator untuk mengamankan akun usernya adalah seperti Facebook, Instagram, Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya.

Fungsi dan cara kerja Google Authenticator

Google Authenticator memiliki fungsi untuk menambah keamanan akun di aplikasi yang didukung dengan menambahkan verifikasi tambahan atau verifikasi 2 langkah saat kita kita akan masuk ke akun kita. Dengan menggunakan Google Authenticator akan meminimalkan atau menceggah akun kita di aplikasi tertentu dibajak atau diambil alih oleh orang lain.

Cara kerja Google Authenticator adalah dengan menghasilkan sebuah kode dan atau kata sandi verifikasi yang selalu berubah-ubah dalam kurun waktu tertentu (biasanya hitungan detik) secara offline. Kode atau kata sandi yang muncul di Google Authenticator akan diminta oleh aplikasi yang kamu gunakan (misal facebook) setiap kali kamu login atau masuk ke akun.

Kode atau kata sandi verifikasi biasanya berupa angka dan terus berubah-ubah dalam hitungan detik. Maka saat kamu ingin masuk ke akun yang di proteksi dengan Google Authenticator kamu harus cepat-cepat memasukan kode yang saat itu juga muncul.

Kelebihan dan kekurangan Google Authenticator

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan Google Authenticator yang wajib kamu ketahui sebelum menggunakan Google Authenticator pada akun penting kalian.

Kelebihan Google Authenticator


  • Lebih aman, terpercaya dan profesional
  • Kode berubah setiap beberapa detik saja
  • Hemat kuota
  • Mendukung perangkat Android Wear
  • Penyiapan Otomatis melalui kode QR
  • Menghasilkan kode verifikasi secara offline
  • Mendukung banyak penyedia akun

Kekurangan Google Authenticator

  • Kode verifikasi tidak bisa di backup
  • Kode verifikasi tidak di hasilkan secara online

Cara Menggunakan Google Authenticator yang benar

Banyak ulasan Google Authenticator di Google Play Store yang mengeluh mereka kehilangan akun penting mereka seperti Facebook, Instagram dan sebagainya setelah smartphone mereka mengalami kerusakan dan atau setelah mereka menguninstall aplikasi Google Authenticator. Mereka tidak bisa mengakses atau masuk ke akun penting mereka kerena tidak memiliki kode Google Authenticator karena smartphone mereka rusak dan atau mereka menguninstall aplikasi Google Authenticator.

Panduan Menggunakan Google Authenticator Agar Tidak Kehilangan Akun
Langisaya

Hal itu karena Google Authenticator menghasilkan kode verifikasi secara offline dan tidak menyimpannya di server mereka. Jadi jika smartphone kalian rusak atau kalian menguninstall aplikasi Google Authenticator maka semua kode verifikasi terhapus dan kalian tidak akan pernah memiliki kode verifikasi yang terhubung dengan akun kalian.

Jadi di sini penting untuk tahu cara menggunakan Google Authenticator dengan benar untuk mengantisipasi jika smartphone atau hp kita rusak atau tidak sengaja menguninstall aplikasi Google Authenticator.

Hal penting harus disimpan saat menggunakan Google Authenticator

Karena sifatnya Google Authenticator yang menghasilkan kode verisifikasi secara offline dan tidak disimpan di server, maka kalian perlu mencatat kode kunci integrasi akun (bukan kode verifikasi) yang dihasilkan akun kalian (misal facebook) berupa:
  • QR Code
  • Kode Digit berjumlah 32 Digit perpaduan huruf dan angka.
Penting: Catat Kode Digit dalam buku atau apa terserah dan simpan gambar QR Code ke Cloud atau Flasdisk. Hal ini dimaksudkan agar kalian tidak kehilangan akun kalian jika hp kalian rusak atau kalian menguninstall aplikasi Google Authenticator. Sebab QR Code dan Kode Digit tersebut adalah kode kunci penghubung antara akun kalian dengan Google Authenticator. Jika QR Code dan Kode Digit sampai hilang maka kalian tidak akan pernah bisa login ke akun kalian karena tidak punya kode verifikasi yang dihasilkan Google Authenticator untuk akun kalian.

Dengan memiliki Kode Kunci penghubung akun kalian tidak perlu kawatir jika smartphone kalian rusak atau tidak sengaja menguninstall Google Authenticator. Karena kalian tinggal install aplikasi Google Authenticator dan masukan Kode Kunci penghubung akun kalian, maka kalian akan mendapatkan kembali kode verifikasi untuk login ke akun kalian.

Langkah-langkah menggunakan Google Authenticator

  1. Buka aplikasi  Google Authenticator
  2. Pilih metode mengintergrasikan akun, menggunakan QR Code atau Kode Digit
  3. Masukan nama akun, kemudian scan QR Code atau masukan Kode Digit yang berjumlah 32 digit.
  4. Lalu klik tambahkan.
  5. Selesai, mulai sekarang Google Authenticator akan menghasilkan kode verifikasi untuk akun kalian, kalian harus memasukan kode verifikasi setiap kalian ingin login atau masuk ke akun.

Kesimpulan

Google Authenticator sangat berguna untuk menambah keamanan akun kita dari pembajakan dan akes oleh orang lain. Namun kita perlu memperhatikan hal tertentu seperti menyimpan Kode Kunci Integrasi akun berupa QR Kode dan Kode Digit agar kita tetap nyaman menggunakan Google Authenticator. Kan gak lucu, saat gak sengaja uninstall Google Authenticator eh akun penting ikut raib. Intinya simpan kode kunci penghubung akun dengan Google Authenticator.


Tidak ada komentar untuk "Panduan Menggunakan Google Authenticator Agar Tidak Kehilangan Akun"